Bangunan

Perencanaan Rumah Tinggal



Jika anda mempunyai sebidang tanah dan ingin membangun rumah tinggal, ada dua pendekatan yang bisa anda lakukan. Pertama dengan mengadaptasi gaya arsitektur rumah rumah di sekitarnya atau yang kedua secara independen merencanakan gaya orisinal sendiri sesuai dengan selera penghuninya.

Pilihan kedua mungkin akan lebih menantang. Siapa tau rumah kita nantinya malah akan menjadi ikon di lingkungan tempat tinggal kita. Tapi tentunya tanyakan dulu pada pengembang apakah perbedaan ini memungkinkan.

Anda bisa meminta bantuan jasa arsitek atau kontraktor untuk mewujudkan impian anda. Tapi alangkah baiknya jika anda mempunyai pengetahuan yang cukup seputar langkah-langkah yang harus dilakukan dalam perencanaan rumah. Berikut saya akan jelaskan satu persatu :

1. Menentukan persentase luas lahan yang akan dibangun. Ini terkait dengan garis sepadan bangunan dan luas halaman yang anda inginkan. Idealnya setiap rumah memiliki halaman sebagai resapan dan menciptakan sirkulasi udara yang baik. Dukung program satu orang satu pohon untuk kelestarian bumi kita…..go green go!!!…..

2. Sesuaikan kebutuhan ruangan dengan ketersediaan lahan.. Fenomena yang umum terjadi di kota besar adalah keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah. Namun kebutuhan ruang sering kali tak dapat ditunda. Solusinya adalah membangun rumah bertingkat.

3. Membuat Denah Rumah. Ini tahapan penting yang membutuhkan waktu dan kecermatan. Diskusikan dengan anggota keluarga jika perlu. Siapa tau kita bisa mendapatkan ide ide segar. Untuk rumah yang lebih besar mintalah bantuan Arsitek. Mereka mempunyai keahlian khusus untuk memadukan unsur keamanan, kenyamanan, estetika dan legalitas dalam paduan yang seimbang.

4. Tentukan gaya rumah anda. Ini menentukan tampilan fasade, warna dan material finishing. Mungkin anda suka dengan gaya minimalis, klasik, country, mediterenian atau gaya bebas yang anda ciptakan sendiri.

5. Memilih material bangunan. Material akan menentukan biaya yang dibutuhkan. Kita tentunya menginginkan material yang bagus dengan harga yang murah. Tentunya ini sulit dan membutuhkan keahlian untuk menyiasatinya.

6. Membuat Rencana Anggaran Biaya Pembangunan. Secara garis besar biaya untuk pembangunan rumah terdiri atas biaya bahan bangunan dan upah pekerja. Bagi kontraktor yang berpengalaman biaya bisa dihitung secara kasar per m2. Misalnya 2,5 juta/m2 yang sudah termasuk upah pekerja dan material.

7. Membuat Ijin Mendirikan Bangunan. IMB tidak hanya ditujukan untuk mendirikan bangunan baru tetapi juga untuk merenovasi, memperbaiki, menambah atau mengubah suatu bangunan.

8. Jadwalkan pekerjaan pembangunan rumah anda. Buatlah target pelaksanaan pekerjaan sesuai kebutuhan. Perhatikan juga faktor cuaca. Udara lembab pada musim hujan dapat menimbulkan banyak masalah.

Tahap Perencanaan menentukan kelancaran pelaksanaan pekerjaan pembangunan rumah anda. Banyak terjadi karena perencanaan yang tidak matang terjadi bongkar pasang pada pelaksanaan. Waktu menjadi molor dan biayapun membengkak. Pastikan perencanaan yang matang sebelum melanjutkan ke tahap pelaksanaan.728 x 90

  1. No comments yet.

You must be logged in to post a comment.