KPI Gudang Bahan Baku


Berikut adalah KPI yang direkomendasikan untuk Departemen Gudang Bahan Baku:

1. Akurasi & Manajemen Stok (Inventory Management)

Fokus pada kecocokan data sistem dengan fisik karena material metal cenderung berat dan sulit dihitung manual jika tidak tertata.

  • Inventory Record Accuracy (IRA): Persentase kesesuaian antara jumlah fisik material (misal: jumlah batang pipa besi/lembar plat) dengan data di sistem.
    • Target: >98%.
  • Inventory Turnover Ratio (Rasio Perputaran Stok): Seberapa sering stok bahan baku terjual atau digunakan dalam satu periode. Ini mencegah modal “mengendap” dalam bentuk besi yang berkarat.
  • Dead Stock Rate: Persentase bahan baku yang tidak mengalami pergerakan (tidak dipakai produksi) selama lebih dari 6 bulan (misal: sisa potongan plat atau part yang sudah tidak diproduksi lagi).

2. Efisiensi Operasional (Operational Efficiency)

Fokus pada kecepatan gudang melayani permintaan tim produksi (cutting/welding).

  • Order Picking Time: Rata-rata waktu yang dibutuhkan staf gudang untuk menyiapkan bahan baku sejak bon permintaan produksi diterima hingga bahan siap di area transit.
  • Material Issuance On-Time: Persentase ketepatan waktu pengiriman bahan baku ke lini produksi agar mesin bending atau welding tidak menganggur.
  • Receiving Cycle Time: Waktu yang dibutuhkan untuk bongkar muat, inspeksi, dan input data material yang baru datang dari supplier (misal: kiriman pipa atau cat).

3. Kualitas & Kondisi Material (Quality & Maintenance)

Material metal rentan terhadap korosi (karat) dan kerusakan fisik.

  • Material Damage Rate: Persentase kerusakan bahan baku selama penyimpanan (misal: pipa penyok karena tertumpuk, plat tergores, atau bubuk powder coating yang menggumpal karena lembap).
  • Supplier Defect Rate (Gudang): Jumlah ketidaksesuaian material yang ditemukan saat barang datang (misal: spesifikasi ketebalan plat tidak sesuai pesanan).

4. Biaya & Ruang (Cost & Space)

  • Warehouse Space Utilization: Persentase efisiensi penggunaan ruang gudang. Mengingat material metal memakan tempat luas, penataan (rak kantilever untuk pipa, rak palet untuk plat) sangat krusial.
  • Cost of Carrying Inventory: Total biaya penyimpanan bahan baku (listrik, tenaga kerja, penyusutan barang).

5. Keamanan & Lingkungan (Safety/K3)

Gudang metal memiliki risiko tinggi karena material berat dan tajam.

  • Zero Accident Rate: Jumlah kecelakaan kerja di area gudang (misal: terjepit besi, tertimpa palet).
  • Kepatuhan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke): Skor kebersihan dan kerapian gudang (terutama pemisahan antara bahan baru dan sisa potongan/scraps).

Contoh Tabel Target KPI Mingguan/Bulanan:

NoIndikator KPISatuanTarget
1Akurasi Stok Fisik vs Sistem%99%
2Kecepatan Penyiapan Bahan (Picking)Menit< 30 Menit
3Tingkat Kerusakan Bahan (Karat/Penyok)%< 0.5%
4Keterlambatan Suplai ke ProduksiFrekuensi0 kali
5Temuan Ketidakpatuhan Safety (K3)Temuan0 temuan
  1. No comments yet.

You must be logged in to post a comment.